ERP dan SAP dari kacamata Proses

 “Ide inovatif ini, berawal dari kenyataan yang kami lihat di lapangan langsung. Bagaimana usaha, organisasi, perusahaan meng-investasikan tidak sedikit uang untuk sebuah sistem ERP dan SAP namun tidak sesuai dengan business maturity model nya.”

Kenyataannya perusahaan atau organisasi, membeli fitur yang mereka tidak butuhkan. Hanya sekitar 30% dari keseluruhan fitur yang dimiliki ERP atau SAP, berguna atau bermanfaat untuk perusahaan. Selebihnya adalah fitur yang mubazir.

Dalam proses bisnis, produksi memegang dominasi yang sangat penting ketika bicara cost, investasi, to the poin nya adalah uang. Produksi dalam hal ini bukan hanya seperti yang kita bayangkan, Tidak harus dalam wujud mesin Manufacturing. Namun produksi produksi yang kami maksud adalah bagaimana menambah added value.

Kalau bicara mengenai perubahan bahan baku menjadi barang jadi, berarti kita bicara tentang Man, Method, Material machine serta Milieu. Kuncinya adalah bagaimana keempat variabel ini, dikontrol dan dimonitoring sedemikian rupa, serta dilakukan improvement secara berkelanjutan. Beberapa industri menyebutnya dalam konsep MES (Manufacturing Execution System).

Bisnis Proses Manajemen sangat berorientasi terhadap proses. Karena dengan proses yang baik, proses yang komprehensif, proses yang punya kontinuitas perbaikan akan melahirkan satu output yang optimal. Yakni produk yang efisien dan berkualitas.

Tidak hanya proses, kemudian keseluruhan sumber daya dikontrol dimonitoring, serta dikelola dengan baik secara end-to-end proses, mulai dari supplier, Production, Engineering, utility, purchasing, warehouse, serta pelanggan. Semua dikelola dengan baik dalam satu konsep ERP (Enterprise Resource Planning) atau SAP .

Semua Lini bisnis di dunia ini, sesungguhnya bukan hal baru

Sudah berlangsung lama , dan sudah ada konsep monitoring dan pengelolaan yang telah disepakati secara internasional. Bukan sesuatu hal yang baru. Konsep-konsep yang disepakati tersebut menjadi konsep standar yang digunakan di seluruh dunia. Untuk semua lini bisnis.

Demikian halnya dengan ERP atau SAP. Ada banyak sekali referensi, komunitas, intitute yang memberikan pemikiran berdasarkan penelitian atau riset. Bagaimana framework yang baik dan objectivitas yang baik untuk ERP atau SAP. Sampai kepada modul modul levels of shop Floor yang dibutuhkan oleh berbagai Lini bisnis. Saya Sebutkan misalnya beberapa yang bisa menjadi patokan seperti SCOR, ITIL, APQC dll. Sangat sangat memudahkan.

Namun demikian, sistem informasi teknologi yang terbaik, adalah sistem informasi teknologi yang pas dan cocok dengan level maturity sebuah usaha organisasi. Dan yang paling penting adalah sistem informasi teknologi harus bisa fleksibel. Karena sebuah usaha dan organisasi adalah sifatya dinamis.

Kami VMTECH yang selama ini juga berkutat langsung di area produksi, akuisisi data mesin, sensoring, PLC, IOT, HMI, sangat memahami betul apa yang dibutuhkan oleh sebuah usaha, organisasi atau perusahaan baik kecil atau besar, baik UKM atau multi National Company. Kami sangat memahami bagaimana proses di shop floor dikontrol, dimonitoring dan di improve sedemikian rupa, sehingga menghasilkan produk yang efisien serta berkualitas. Memadukannya dengan Enterprise resources planning atau ERP.

Kami membuat ERP berorientasi terhadap proses, serta konsep bisnis proses manajemen yang dinamis, menggunakan konsep industrial 4.0. Nah bingung kan?

Saya ulangi lagi bahwa ERP yang dibuat oleh VMTECH berorientasi terhadap proses, menggunakan konsep digital transformasi IR 4.0, serta konsep bisnis proses manajemen yang dinamis.

” Ide inovatif ini, berawal dari kenyataan yang kami lihat di lapangan langsung. Bagaimana Manufacturing menginvestasikan tidak sedikit uang untuk sebuah sistem ERP dan SAP namun tidak sesuai dengan business maturity model nya. Kenyataannya perusahaan atau organisasi, membeli fitur yang mereka tidak butuhkan. Hanya sekitar 30% dari keseluruhan fitur yang dimiliki ERP atau SAP, berguna atau bermanfaat untuk perusahaan. Selebihnya adalah fitur yang mubazir.”

Mohon maaf tapi sebagai vendor juga punya kepentingan. Kepentingan bisnis tentunya. Dengan segala daya upaya. Agar supaya perusahaan atau organisasi menggunakan jasanya.

Singkat cerita, habis uang , habis waktu dan habis energi. Bertahun-tahun melakukan adaptasi dan implementasi. Beberapa hal terkesan dipaksakan. Dan ini jelas kami saksikan sendiri. Ciri-ciri yang sangat tampak adalah bagaimana mereka mengimplementasi erp dan sap dalam waktu yang sangat panjang bahkan ada yang bertahun-tahun.

Bagaimana membangun ERP dan SAP yang berorientasi proses ?, kekinian dengan konsep transformasi industrial 4.0, serta tidak lari dari konsep bisnis proses manajemen yang dinamis?. Mari ngopi kita, virtual kopi oke juga.

#vmtech #oee #MES #ERP #SAP #IR4.0di Oktober 01, 2020Tidak ada komentar:  Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Membangun Smart Monitoring Furnace, Melting dan Industrial Oven Part#1

Membangun Smart Monitoring Furnace, Melting dan Industrial Oven.

Furnace, Melting, Industrial Oven di masa depan adalah mesin yang lebih cerdas: safer, better connected, more flexible and more efficient. 

Kondisi Umum Furnace, Melting & Indsutrial Oven di Indonesia.

Kondisi mesin furnace,  yang masih jadul,  konvensional.  Masih komunikasi profibus, belum ada modular ethernet nya.  Sebenarnya hal itu bukan halangan untuk bisa  melakukan transformasi digital.  Sama sekali Bukan Halangan.  Hari ini tidak murah untuk melakukan upgrade mesin. Meng-upgrade control mesin,  terkadang hampir sama halnya dengan membeli mesin baru.  Demikian hanya furnace melting ataupun industrial oven. Mesin Jadul bisa dibuat smart dan bermanfaat dengan cara yang tepat.

“Mesin Jadul bisa dibuat smart dan bermanfaat dengan cara yang tepat.”

Seperti halnya equipment manufacturing lainnya.  Melting furnace atau oven  menjadi  critical proses dalam bidang foundry ataupun  heat treatment system. 

Lalu bagaimana caranya memonitoring,  mengontrol,  memvisualisasi,  mengintegrasi data,  mengungkap masalah-masalah yang terjadi selama proses produksi untuk equipment furnish maupun oven?  Bagaimana caranya dan memulai dari mana?

Langkah pertama adalah,  sepenuhnya menyadari bahwa   furnace, melting ataupun oven yang kita miliki  sangat disadari bahwa ada problem dalam sisi performance,   availability,  ataupun qualitynya.  Dan kita memutuskan  ingin melakukan improvement untuk itu.

Kalau bicara transformasi,  banyak aspek yang harus di perjuangkan secara paralel.  Pemahaman people dan organisasi,  penggunaan teknologi,  serta bussines proses manajemen.

Disini kami hanya ingin memberikan masukan dari sisi  teknologi

1. Hitung efektivitas Mesin anda,  sejauhmana furnace,  melting,  dan oven anda  punyai  availability Time  untuk selalu digunakan,  dengan output yang optimal.  memenuhi standar waktu,  ataupun output yang sudah ditargetkan.  Lakukan dengan automatis,  jangan manual.  manual hanya akan membuat bias,  dan data tidak Kredibel di mata semua orang.

2.  Root cause  analitikal akan mengungkap semua masalah  yang menyebabkan  output  dan kualitasnya terganggu.  yang paling efektif dan punya kredibilitas data didepan semua orang adalah dengan  data yang Real Time.  caranya dengan melakukan direct akuisisi  atau indirect akuisisi menggunakan  HMI.  di mana semua problem,   root cause,  symptom  ditangkap secara real-time.  Lagi-lagi dijauhi manual.

3. Critical parameter.  Hal ini dibutuhkan untuk menganalisa,  kemudian menentukan  keputusan yang tepat  atas semua abnormality dari parameter Furnace,  melting ataupun oven yang kita miliki.   Akuisisi data temperatur  dari berbagai  titik temperatur,   akuisisi data  putaran blower Oil Pump persentase karbon, CO factor,  voltage ,  ampere  sampai kepada  resistansi heater.  Buat visualisasinya.  dilengkapi dengan data trend dari critical parameter  furnace,  melting ataupun oven.

4.  Lakukan analisa dengan menggabungkan,   dan mengintegrasikan output dari furnace , melting , oven ( production achievement)  dengan parameter quality,  serta  critical parameter mesin.  dengan demikian maka secara komprehensif sistem akan memberikan  pandangan,  Decision,  ataupun Insight,  ataupun  pertimbangan  Apa  sesungguhnya yang terjadi,  dan bagaimana solusinya.

Dengan demikian,  setelah anda mengimplementasikan 4 step dari digital transformasi,  memanfaatkan konsep industrial 4.0.  

1. Lantai produksi Anda akan jauh lebih produktif daripada sebelumnya.

Problem atau donwntime  yang muncul Selama proses produksi  akan berkurang seiring dengan atensi,  serta analisa masalah  yang Real Time dari operator sampai kepada  top management.  Availability mesin Anda akan tinggi.  demikian dengan performance ganti tingkat kualitas barang yang dihasilkan.

2.  Downtime,  atau problem yang selama ini tidak terungkap,  akan jelas dan transparan.  Menjadi potensi  profit buat perusahaan.

3.  Sparepart heater anda  akan terjaga dengan baik,  karena ada data  yang bisa memvisualisasikan secara real-time ataupun  Summerize.  anda tidak  sulit berkomunikasi dengan pihak lain,  dalam hal ini  purchasing.  karena semua bicara dengan data dan analisa.

4.  Mesin dan lantai produksi lebih fleksibel, lakukan perubahan,  new model,   new product, new parameter setting,  karena semua sudah data Real Time.

5.  Tingkat safety di mesin Anda  dan di lantai produksi Anda  kan di pabrik Anda secara umum, akan lebih baik dengan sendirinya. Karena data-data abnormality sudah ter akuisisi dengan baik.  

6.  Penjadwalan produksi dan mesin Anda akan berjalan dengan baik,  karena disaat yang sama secara real-time,  data preventive maintenance, masih downtime,  quality issue,  juga dapat diakses oleh PPIC secara real-time.

7.  Quality traceability  akan bisa didapatkan secara otomatis.  ketika ada klaim quality dari customer anda.  dalam 1 sampai 5 detik data parameter, quality, problem  tersebut akan bisa diakses dan memberi jawaban kepada anda. 

Secara garis besar,  perusahaan anda akan melakukan lompatan besar,  jauh lebih agile,  jauh lebih produktif,  jauh lebih profit dari kondisi sebelumnya.

Terimakasih
Dibuat oleh : victor Harefa
VMTECH – Indonesia.https://www.youtube.com/embed/1LjlqCOYdpA

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *