Apakah MES (Manufacturing execution system)?

  1.  

1946 – ISA (internasional Society automations), adalah salah satu organisasi atau komunitas yang tumbuh di Amerika Serikat. Awalnya dikenal dengan Instrument Society of America. Namun belakangan diubah menjadi ISA (internasional Society automations).

Komunitas ini adalah komunitas para Teknokrat, ahli atau insinyur, teknisi, pebisnis , Akademis , pelajar , enginer , serta pabrik yang tertarik pada otomatisasi pekerjaan dan instrumentasinya.

Secara resmi ISA menjadi satu benchmark internasional tahun 2019. Sudah menjadi aliansi internasional termasuk sistem keamanan cyber untuk otomatisasi dan aplikasi kontrol.

Dalam ISA, ada 17 divisi yang jadi fokus, antara lain :

  1. Analisis
  2. Sistem kontrol otomatis
  3. Teknologi komputer
  4. Processing
  5. pengukuran dan kontrol proses
  6. Robotika dan sistem pakar
  7. Keamanan
  8. Telemetri dan komunikasi
  9. Pengukuran testing

Banyak standar ISA telah diakui dan diadopsi oleh standar internasional .Misalnya adalah IEC ( International electrotechnical commission). ISA telah menjadi konsep penting bagi para profesional instrumentasi dan otomatisasi. Meliputi standar komunikasi , standar keselamatan, standar teknisi. Contohnya adalah ANSI/ISA 50.02 tentang Fieldbus communication standar yang digunakan dalam sistem kontrol industri.
Untuk dunia Manufacturing khusus untuk digitalisasi data dan informasi. ISA 95 punya MOM atau MES.

( Manufacturing execution system) pada awalnya dikenal dengan MOM (Manajemen Operasi Manufaktur). Namun belakangan MOM menjadi MES. banyak sekali versi yang mendefinisikan MOM dan MES sebagai konsep yang berbeda. Kami, VMETCH sebagai sistem integrator beranggapan bahwa MOM lebih kepada konsep proses manufacturing, sedangkan MES lebih kepada wujud nyatanya dalam bentuk software dan kits.

Apa saja isi dari ISA 95 sebagai berikut :

  • ANSI/ISA 95.01 ed2 “Enterprise ‐ Control System Integration – Part 1: Models and Terminology”
  • ANSI‐ISA 95.02 ed2 “Enterprise ‐ Control System Integration – P t ar 2: Obj t ec s and Att ib t ” Attributes”
  • ANSI/ISA 95.03 ed2 “Enterprise ‐ Control System Integration – Part 3: Models of Manufacturing Operations”
  • ANSI/ISA ANSI/ISA 95.04 ed1 “Enterprise Enterprise ‐ Control Control System Integration Integration – Part 4: Objects and attributes for manufacturing operations management integration”
  • ANSI/ISA 95.05 ed3 “Enterprise ‐ Control System Integration – Business to Manufacturing Manufacturing Transactions Transactions
  • Also available as IEC/ISO 62264 standards.

VMTECH : MES (manufacturing execution system) adalah software dan kits seputar lantai produksi atau shopfloor. Ber isikan parameter-parameter manajemen, yang mengatur atau mengontrol proses produksi, mencakup planning, execution, tracking, reporting, dan optimizing of manufacturing processes.

Sebelum adanya ISA 95 :

  • MES tidak terdefinisikan dengan baik , pertumbuhan penyebaran implementasinya terhadap Industri atau pabrik lambat.
  • MES dipandang sebagai satu solusi solusi dalam memecahkan permasalahan di pabrik.
  • Sulit diintegrasikan dengan sistem tingkat bisnis ERP atau SAP
  • Sangat, sangat, spesifik untuk industri pengolahan saja
  • Tidak ada definisi atau terminologi umum, tiap pabrik menterjemahkan sesuai dengan versinya masing-masing.

Setelah adanya ISA 95 :

  • Mendefinisikan ulang MES sebagai MOM (Manajemen Operasi Manufaktur)
  • Kegiatan MOM didefinisikan dengan baik
  • Sudah punya definisi dan terminologi standar, persyaratan umum
  • Dipahami dengan baik dan mendukung integrasi sebuah industrial manufacturing mulai dari tingkat shopfloor
  • Menyediakan berbagai macam solusi bagi dunia industri
  • Persaingan dunia industri yang signifikan dan maju dalam berbagai inovasi.

Cakupan MES :

  • Detailed production scheduling
  • Production resource management
  • Production dispatching
  • Product definition management
  • Production execution
  • Production data collection
  • Production tracking
  • Production performance analysis
  • Maintenance operations
  • Quality assurance operations
  • Product inventory operations
  • Transfer tracking
  • Management of security
  • Management of configuration
  • Management of documents
  • Management of regulatory compliance
Manufacturing Execution System (MES) Core Functions
Sumber : https://www.arcweb.com/blog/

VMTECH menterjemahkan dan mewujudkan solusi MES ini disesuaikan dengan konsep Manajemen Industri yang baik. Memperhatikan juga keberlangsungan reporting, kontrol ataupun monitoring yang selama ini berlangsung di lantai produksi. Konsep LEAN, BPM, JIT, 5S, TQM dan TPM mestinya selaras dengan MES.

Beberapa formula , yang kami dedikasi untuk membuat MES adalah sebagai berikut :

  1. Overall Equipment Effectiveness (OEE)
  2. Capacity utilization
  3. Downtime information
  4. Quality information
  5. MTTR/MTBF
  6. Energy Monitoring
  7. Failure Cost Analysis
  8. Quality Tracebility
  9. Technical Reliability
  10. Total maintenance System
  11. Sparepart Management System
  12. E-kanban System
  13. Pokayoke System
  14. Smart Planning System.

Bagaimana VMTECH mengimplementasikan MES?

Ketika kita mengimplementasikan mes, ada tiga hal yang umum dilakukan :

  1. MES menyangkut shopfloor produksi, terkait dengan mesin dan fasilitas produksi, ada planning mesin time, ada cycle time, production achievement dll. Perlu membangun jembatan data langsung terhadap mesin dan fasilitas produksi. Untuk menciptakan konektivitas yang seamless.
    Dengan konektivitas yang seamless dengan mesin, maka kita bisa mengakuisisi data-data dari mesin dan diolah menjadi beberapaapa indikator matriks di lantai produksi.
  2. Konektivitas yang dibangun adalah yang sesuai dengan port komunikasi yang tersedia di existing mesin. Jika mengikuti konsep MES, maka ada 3 platform yang terlibat dalam proses : yakni Edge, Fog dan Cloud System. Dengan demikian maka kita akan membangun sistem yang robust desain.
  3. Dari seluruh cakupan MES, overall equipment effectiveness atau OEE adalah starting point yang sangat bagus untuk pengukuran efisiensi lantai produksi beserta root cause dan analisanya. OEE memberi kita banyak insight apa yang akan harus kita lakukan seterusnya sebagai prioritas execution. Kita tidak akan salah jalan. Kita tetap pada jalurnya.

Silakan menghubungi kami pada kontak yang tersedia. Terima kasih.

Artikel Terkait :

Tips Memilih Vendor OEE Software & Hardware

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *